Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Juli 2010

sesuatu yang perlu di ketahui

Muse Handoko 10 Juli jam 19:55
01. Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di dalam dia.

02. Orang-orang yang paling berbahagiapun tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya

03. Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis, mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.

04. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kamu harus melepaskannya.

05. Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti hatinya.

06. Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu. Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.

07. Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum. Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.
LANJUT MAS BRO - sesuatu yang perlu di ketahui

Rabu, 07 April 2010

surat buat saudaraku yang ada diatas

Kepada Yth
Saudaraku
Yang kini berada diatas


Saudaraku, bagaimana kabarmu hari ini…? Baik-baik sajakah ? Telah lama aku tak lagi mendengar kabarmu, yang dulu selalu kudapat dari surat-surat yang kau kirim untukku. Ingatkah engkau, itu… amplop putih kecil yang tertempel gambar kecil dipojok atasnya. Kau selalu menyebutnya perangko, sedang aku lebih suka menyebut ‘Republik Indonesia’.
Saudaraku, kini kau telah berada diatas, terlalu atas malah bagiku hingga kau kini tak lagi lihat saudaramu disini. Yah, sebagaimana aku yang tak akan lagi sanggup tengadah pada silaumu.
Saudaraku, mungkin kau duduk terlalu tinggi hingga tak pernah tahu apa yang sedang terjadi. Mereka tak’kan angkat topi padamu, sejatinya mereka tak sanggup untuk membeli topi. Yang ada paling tudung anyaman bambu yang sudah tidak berbingkai lagi. Maukah kau jika saudaramu ini mengangkatnya untukmu ?
Ya… kau terlalu tinggi, hingga tak lagi kau lihat tangan yang tak lagi terpancang hormat karena sibuk menengadah di perempatan jalan, atau di pasar mungkin. Kalaupun mereka mendekat padamu, kau tak akan lagi mencium bau anyir lendir dari keropeng kemiskinan yang melekat erat memeluk mereka. Atau juga erangan nenek sekarat yang diiringi gerung tangis cucunya dibawah emperan toko itu. Saudaraku… kau terlalu tinggi.
Mereka bilang itu PR bagimu. Saudaraku… Kau masih sekolah…? Dimana…? Pantas saja bila kau masih belajar…
Lalu siapa gurumu…? Yang akan menilai PR-mu itu…? Kamikah…???
Lalu kenapa kau tak pernah menuruti kami, gurumu ? Apa karena kau masih sekolah, seperti dulu saat kita SD mencuri mangga dibalik pagar dan hanya dianggap sebagai kenakalan semata ?
Lalu apa makna ocehanmu kemarin, saat mulutmu berbusa-busa menyemburkan janji-janji manis pada kami ? Apakah itu juga layaknya nyanyian Indonesia Raya yang dulu kita tembangkan dengan bercanda dibarisan belakang paduan suara ?
Satu lagi saudaraku… Kulihat kemarin di TV, kau dapat hormat dari orang lain. Tapi mungkinkah mereka itu menghormatimu ?. Kau jangan marah, karena menurutku mereka hanya menghormati bendera merah putih yang menjadi latar berdirimu, sesuatu yang memang ‘lebih’ bahkan ‘sangat’ layak tuk dihormati. Bukan kau saudaraku…
Maaf.
Mungkin lain kali kita bisa berjumpa lagi.



Salam Hangat

Saudaramu

Nb: Nanti jika kau tak lagi diatas,maukah kau tidur dilantai bersamaku lagi?

( http://angsanatirta.blogspot.com )
LANJUT MAS BRO - surat buat saudaraku yang ada diatas

Sabtu, 30 Januari 2010

pengendalian diri dalam hidup

1. Berpikir positif adalah pengendalian pikiran dalam memandang suatu masalah dari berbagai sudut pandang untuk mendapatkan nilai-nilai positif. Sehingga menghasilkan cara pikir yang positif.
2. Berkata positif adalah belajar pengendalian diri melalui ucapan-ucapan yang menyenangkan didengar orang lain dengan tutur bahasa yang sopan dan santun serta beretika.
3. Bertindak positif adalah pengendalian diri dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak baik, anarkis, atau melanggar norma-norma.
Tiga hal diatas adalah sangat simple namun sulit dilakukan. Untuk itu perlu proses pembiasaan diri untuk mendapatkan hasil baik. Bilamana sudah mampu melaksanakan ini maka akan mendapatkan rasa kedamaian dalam diri karena tidak punya musuh, tidak pernah iri hati dan tidak menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun mental. Diri kita akan memancarkan aura yang membuat orang lain tertarik. Secara luas kita ikut menyumbangkan bibit-bibit kedamaian.
LANJUT MAS BRO - pengendalian diri dalam hidup

Sabtu, 23 Januari 2010

JANGAN MENIUP MINUMAN PANAS!

ternyata kebiasaan meniup minuman yang panas merupakan kebiasaan yang kurang baik.karna ketika kita menghembuskan nafas pada minuman kita akan mengeluarkan CO2 yaitu karbon dioksida bercampur dengan air(H20)akan menjadi H2CO3 yaitu sama dengan cuka.maka akan menyebabkan acid.

dari sisi islampun mengatakan pada sebuah hadist ibnu abbas:
"bahwasannya rasullah melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya"
LANJUT MAS BRO - JANGAN MENIUP MINUMAN PANAS!

Minggu, 10 Januari 2010

lampu ajaib


ada tiga orang pemuda yang tersesat dihutan.ketika sedang berjalan mereka menemukan sebuah lampu ajaib yang konon bisa mengabulkan permintaan.tanpa pikir panjang lagi mereka mengambil lampu tersebut untuk memohon agar keinginan mereka terkabul. ketika pemuda pertama ditanya keinginannya dengan lantang ia menjawab:
"jin,tolong jadikan aku pejabat tinggi yang disegani oleh semua orang!"
kemudian jinpun mengabulkan keinginannya.
"selanjutnya!"teriak jin
pemuda keduapun mengutarakan keinginannya.
"aku ingin jadi pengusaha sukses"
"ku kabulkan!"jawab jin
kemudian pemuda ketiga berfikir sejenak kemudian ia berkata
"aku tidak mau kaya ataupun kedudukan,aku hanya ingin hidup cukup dan dimudahkan segala urusan dunia dan akhirat"
kemudian sang jin mengabulkan permintaan pemuda yang ketiga.

lima tahun kemudian ketika bertemu kembali ternyata pemuda pertama yang menjadi pejabat terseret kasus korupsi,keluarganya hancur dan ia pun tak ada waktu untuk mengurusi anak anaknya.begitu pula dengan pemuda kedua keluarganyapun berantakan,anaknya sudah tidak hormat lagi padanya.lalu apa yang terjadi dengan pemuda yang ketiga??
ternyata ia hidup bahagia walaupun ia hidup sederhana namun ia tetap bisa menjaga keluarganya,tetap bisa beribadah dan urusanpun serasa mudah dihadapi.

HIKMAH

terkadang apa yang kita minta belum tentu tepat untuk kita.jika kita sedang sukses tetaplah ingat pada yang maha memberi segala.biarlah DIA yang menentukan apa yang terbaik untuk kita.bersyukur akan apa yang telah DIA berikan maka DIA akan senantiasa melapangkan jalanmu.
LANJUT MAS BRO - lampu ajaib