Minggu, 03 Juli 2011

jalan-jalan ke PRJ

Senin,20 juni 2011 sekitar jam 12.30 waktu setempat..aku disms-in ama temenku yang ngajak ketemuan.dia ngajakin ke PRJ (Pekan Raya Jakarta.red).sebenernya sih agak males,coz udah siang,jauh,ngga ada duit lagi tapi yah mumpung lagi dibekasi & PRJ khan ga tiap gari ada.
Akhirnya akupun berangkat.sesuai kesepakatan kita ketemuan di kalideres (katanya sih perjalanan bekasi-kalideres itu 2jam).tanpa lama-lama langsung aku cari angkot no 10 menuju aqua biaya 3.000,disambung dari aqua menuju pulo gadung naek angkot serupa dengan no 20 lagi-lagi biaya 3.000,tapi ternyata perjalanan terhambat dengan adanya aksi demo didaerah cakung dan menjalar sampai kawasan industri pulo gadung(macet cet cet..)mereka menuntut hak kesehan dan hak asuransi kesejahteraan bagi buruh,karyawan swasta,supir,pedagang etc.(kuping ampe pengeng dengernya) akhirnya sampai pulo gadung jam 14.30 (menurut perhitungan jam 15.00 nyampe kalideres,tapi ini jam 14.30 baru nyampe pulo gadung) langsung menuju halte busway dengan biaya tiket 3.500 menuju kalideres (jadi total biaya sekali jalan adalah 9.500)ternyata busway tak anti macet tetep aja kita kena macet dan desek2an didalem.akhirnya sekian lama perjalanan melewati banyak gedung tinggi (juga gedung indosiar) jam 15.45 nyampe kali deres.langsung cari toilet menuntaskan hajat HIV (Hasrat Ingin Vivis).setelah selesai trus bayar seceng langsung keluar terminal buat nyari temenku.pas lagi "clingak-clinguk" eh,ada yang manggil ternyata itu si rinto temen-ku yang ngajakin ke PRJ.setelah ketemuan sebelum berangkat kita makan dulu.pesen nasi,sayur,tempe,perkedel sama es teh kalo rinto aku ga tau pesen apa yang pasti kita bayarnya sama...sama-sama 10.000 jadi 2orang 20.000..rada dongkol juga sih kok makan diwarteg mahal banget,tapi "nasi sudah menjadi bubur".setelah kita bayar langsung start berangkat.
ternyata si-rinto ngga tau dimana PRJ ya udah deh kita tanya sana-sini.ketika melihat tugu monas jadi pengen mampir ya udah langsung putar balik buat kemonas sebentar,tapi ternyata monas ditutup dan akhirnya kita rada kesasar didaerah situ,tapi karna banyak petunjuk jalan jadi ngga terlalu bingung.setelah isi bensin langsung kembali ke-rute dan menuju ke PRJ.(Huft cape..belum nyampe PRJ udah cape.besok lagi aja ah ceritanya)
LANJUT MAS BRO - jalan-jalan ke PRJ

Senin, 13 Juni 2011

sebuah amplop

Lembaran amplop itu masih
satu-satunya pengharapan.
Dibuka bilah demi bilah, lembar
demi lembar.
Tulisan diatasnya itu tak lantas
memuluskan usahanya.
“Yth Bapak, Ibu dan Saudaraku
sekalian. Kami yatim piatu yang
mengharap belas kasihan Bapak
dan Ibu serta Saudara sekalian.
Mohon bantuan seikhlasnya …”
Tulisan yang sama sekali tak ia
mengerti. Itu hanya amplop
yang diserahkan padanya dari
seseorang.
Amplop itu masih jadi
pengharapannya. Dibukanya
bilah demi bilah, lembar demi
lembar.
Kosong.
Kalaupun amplop tak ditekuk
atau diremas saja itu sudah
untung.
Suara kamipun tak semerdu
penyanyi-penyanyi di radio itu.
Duhai, indah nian mereka,
dianugrahi pita suara terbaik,
nasib terbaik dan ….
Amplop itu masih satu-satunya
pengharapan.
Tulisan diatasnya sama sekali tak
meluluskan niatnya.
Ya Allah,
Bukan kami merajuk, kamipun
tak menyalahkan mereka.
Maafkan kami, sungguh. Aku
bersungguh-sungguh, ya Allah…
Amplop itu masih satu-satunya
pengharapan.
Ketika perlahan dengan tangan
gemetar, satu-satunya amplop
tebal yang ia terima.
Ia menelan ludah. Gemetar.
Perlahan ia merogoh apa yang
ada didalamnya. Sebuah kertas,
tercorat-coret membentuk
kata … tapi, ia tak tahu
maknanya….
Yah, ia sama sekali tak tahu apa
itu. Yang ia tahu selembar uang
sepuluh ribuan yang ikut
bersama dalam lipatan kertas itu.
Itulah jawaban dari
pengharapannya.
Siang ini aka nada sepotong es
lilin untuknya.
Sesampainya dirumah, I
sampaian kertas itu pada sang
kakak. Kakak adalah pengurus
rumah singgah ini, penulis
kalimat diatas amplop kami.
Kakak membacakannya, dengan
sedikit sendu …
“Dik, janganlah urung bermimpi.
Langit cukup luas untuk
menampung sejuta mimpimu…
Siapapun dirimu…”
Ia, ia luruh dengan masih
menggenggam sisa uang itu.
Sembilan ribu lima ratus rupiah
lekat dalam genggamnya.
Ia telah memutuskan, ia ingin
bercita-cita … Ia ingin bermimpi,
sampai langit tak mampu
menampung semuanya … Ia telah
berjanji…

http://angsanatirta.blogspot.com
LANJUT MAS BRO - sebuah amplop

Rabu, 08 Juni 2011

lucu deh...

Kenapa sih kita sering berpura-pura?dan menutupi hal yang sebenarnya sudah terbuka lebar.misalnya saja kita harus bersih-bersih sebelum bupati,gubernur,mentri atau presiden lewat daerah kita.harus pasang bendera,umbul-umbul bahkan mengecat gapura.jadi terkesan daerah tersebut "wah" dan "mewah" jauh dari keseharian desa yang sepi dan sederhana.
Pejabatpun jadi berfikir kalau daerah tersebut udah mampu dan tak perlu lagi bantuan (cape deehh..) atau malah para pejabat tersebut tidak peduli dengan jalan yang dilalui karna disepanjang jalan mereka hanya tidur karna terlalu lelah berkunjung keberbagai daerah.
Ternyata tak hanya itu,sekolahpun ikut bersolek sebelum mentri pendidikan atau pejabat terkait akan datang berkunjung.ruang kelas dicat ulang,membeli tanaman baru,meja kursi yang usang diganti,rumput-rumput dirapihkan.memang bagus,tapi itu bukanlah pemandangan harian disebuah sekolah(mungkin hanya beberapa saja yang setiap hari rapi dan bersih).pantaslah kalau para mentri menyebut pendidikan kita sudah unggul dan baik(karna kita yang membuat kesan tersebut)padahal masih banyak sekolah yang tak layak,kekurangan tenaga pengajar dan sejuta problema lain.
Maka dari itulah,senantiasa jujur apa adanya dengan kondisi kita dan tetaplah menjadi lebih baik dari sebelumnya
LANJUT MAS BRO - lucu deh...

Jumat, 20 Mei 2011

telat 1 bulan

Istri menyambut suaminya
pulang kantor, dengan senyum
mesra.
Istri : “Mas aku terlambat satu
bulan, kita akan punya bayi. Tapi
berhubung tadi aku baru test ke
dokter, jangan kasih tau
siapapun ya, entar malu kalau
nggak jadi ”.
Besok paginya ada tukang tagih
listrik mengetok pintu. Setelah
dibukakan si Tukang Listrik
bilang ke Istri ……
Tukang Listrik : “Bu, anda
terlambat satu bulan”
Istri : “Hah dari mana anda
tau ?”
Tukang Listrik : “Ini ada di
catatan kami…”
Istri : “Haaah… masa sampai ada
di catatanmu?”
Besok paginya si Suami pergi ke
kantor pembayaran listrik
dengan marahnya.
Suami : “Bagaimana ini, kok anda
bisa tau istri saya terlambat satu
bulan ?”
Tukang Listrik : “Sabar, sabar
pak… Kalau anda ingin catatan
itu dihapus anda tinggal bayar
saja kepada kami …”.
(Wah… pemerasan nih !)
pikirnya.
Suami : “Lalu kalau saya nekat
nggak mau bayar?”
Tukang Listrik : “Punya anda
akan saya putus…!!!”
Suami’ : “Wah… kalau punya
saya diputus, istri saya dirumah
pakai apa ?”
Tukang Listrik : “Yaaa… istri
anda kan bisa pakai lilin !
LANJUT MAS BRO - telat 1 bulan

cewe matematis dan cewe logis

Ada dua orang gadis, salah satu
dari mereka cara
berpikirnya MATEMATIS (M) dan
yang lainnya cara
berpikirnya mengandalkan
LOGIKA ( L) . Mereka berdua
berjalan pulang melewati jalan
yang gelap, dan
jarak rumah mereka masih agak
jauh. Setelah beberapa
lama mereka berjalan....
M : Apakah kamu juga
memperhatikan, ada seorang
pria
yang sedang berjalan mengikuti
kita kira2 sejak
tigapuluh delapan setengah
menit yang lalu? Saya
khawatir dia bermaksud jelek.
L : Itu hal yang Logis. Dia ingin
memperkosa kita.
M : Oh tidak, dengan kecepatan
berjalan kita seperti
ini, dalam waktu 15 menit dia
akan berhasil menangkap
kita. Apa yang harus kita
lakukan.
L : Hanya ada 1 cara logis yg
harus kita lakukan,
yaitu berjalan lebih cepat.
M : Itu tidak banyak membantu,
gimana nich.....
L : Tentu saja itu tidak
membantu, Logikanya kalau
kita berjalan lebih cepat dia juga
akan mempercepat
jalannya.
M : Lalu, apa yang harus kita
lakukan? Dengan
kecepatan kita seperti ini dia
akan berhasil menangkap
kita dalam waktu dua setengah
menit...
L : Hanya ada satu langkah Logis
yang harus kita
lakukan.. Kamu lewat jalan yang
ke kiri dan aku lewat
jalan yang kekanan. sehingga dia
tidak bisa mengikuti
kita berdua dan hanya salah
satu yang diikuti
olehnya.
Setelah kedua gadis itu berpisah,
ternyata Pria tadi
mengikuti langkah si gadis yang
menggunakan logika
(L ). Gadis matematis ( M) tiba di
rumah lebih dulu dan
dia khawatir akan keselamatan
sahabatnya. Tapi, tidak
berapa lama kemudian, Ga dis
Logika (L ) datang.
M : Oh terima kasih Tuhan.. Kamu
tiba dengan selamat.
Eh, gimana pengalamanmu
diikuti oleh Pria tadi?
L : Setelah kita berpisah dia
mengikuti aku terus.
M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang
terjadi kemudian dengan
kamu?
L : Sesuai dengan logika saya
langsung lari sekuat
tenaga dan Pria itupun juga lari
sekuat tenaga
mengejar saya.
M : Dan... dan..
L : Sesuai dengan logika dia
berhasil mendekati saya
di tempat yang gelap...
M : Lalu.. Apa yang kamu
lakukan?
L : Hanya ada satu hal logis yang
dapat saya lakukan,
yaitu saya mengangkat rok
saya..
M : Oh... Lalu apa yang dilakukan
pria tadi?
L : Sesuai dengan logika... Dia
menurunkan
celananya...
M : Oh tidak... Lalu apa yang
terjadi kemudian?
L : Hal yang logis bukan, kalau
gadis yang mengangkat
roknya larinya lebih cepat dari
pada lelaki yang
berlari sambil memelorotkan
celananya... So akhirnya
aku bisa lolos dari pria itu...

kaskus.us
LANJUT MAS BRO - cewe matematis dan cewe logis

puisi bangkit-dedi mizwar

Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain
senang
Bangkit itu TAKUT …!!
Takut korupsi
Takut makan yang bukan
haknya
Bangkit itu MENCURI..!!
Mencuri perhatian dunia dengan
prestasi …
Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa
dilecehkan!
Bangkit itu MALU …
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu … TIDAK ADA..!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!
Bangkit itu … AKU!Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain
senang
Bangkit itu TAKUT …!!
Takut korupsi
Takut makan yang bukan
haknya
Bangkit itu MENCURI..!!
Mencuri perhatian dunia dengan
prestasi …
Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa
dilecehkan!
Bangkit itu MALU …
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu … TIDAK ADA..!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!
Bangkit itu … AKU!
Untuk Indonesiaku…Bangkit itu SUSAH!
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain
senang
Bangkit itu TAKUT …!!
Takut korupsi
Takut makan yang bukan
haknya
Bangkit itu MENCURI..!!
Mencuri perhatian dunia dengan
prestasi …
Bangkit itu MARAH!
MARAH!!! Bila martabat bangsa
dilecehkan!
Bangkit itu MALU …
Malu jadi benalu
Malu karena minta melulu
Bangkit itu … TIDAK ADA..!
Tidak ada kata menyerah!
Tidak ada kata putus asa!
Bangkit itu … AKU!
Untuk Indonesiaku…
Untuk Indonesiaku…
LANJUT MAS BRO - puisi bangkit-dedi mizwar

nama buah dari A-Z

A: apel
B: buah apel
C: ckck..apel !
D: diomongi apel kok
E: emange apel
F: fruit apel
G: gendeng..apel
H: haduhh..apel
I: iki diomongi dari tadi apel
kok
J: jok tny meneh !apel !
K: kok gk kenek an seh
dibilangi apel ?
L: lho wes tau apel, tanya
mene ?!
M: masya ampun..apel
N: namae apel !
O: ouloh..apel..
P: pancen apel..
Q: qenapa tny mene ? apel !
R: rodok a kupingmu ?apel !
s; semelekete..apel
T: tau ndak seh ? apel
U: uampunn ! apel !
V: vusingg..apel
W: wong njaluk tapuk ya seng
tny apel dari tadi
X: xen cing ping la..apel..
Y: yooo apel !
Z: zampek tanya mene tak
sawati
LANJUT MAS BRO - nama buah dari A-Z